A. Perkembangan
Perekonomian dan Perdagangan Italia
1.
Total perdagangan Italia dengan Duni
apada tahun 2013 sebesar US$ 324,76 miliar, atau turun sebesar 2,54%
dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2012, yang tercatat sebesar US$
333,24 miliar. Total perdagangan tersebut terdiri dari ekspor Italia ke Dunia periode 2013 sebesar US$ 164,86 miliar, atau naik sebesar
0,62% apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2012, yang tercatat sebesar
US$ 163,85 miliar. Sedangkan, impor Italia dari Dunia sebesar US$ 159,90
miliar, atau turun 5,60% apabila dibanding nilai impor tahun 2012, sebesar US$
169,39miliar.Neraca perdagangan Italia dengan Dunia tahun 2013, surplus sebesar
US$ 4,97miliar. Sementara itu, pada periode yang sama tahun 2012, neraca perdagangan
Italia dengan Dunia tercatat deficit sebesar US$ 5,55 miliar.
2.
Negara tujuan utama ekspor Italia,
pada tahun 2013, antara lain :
Jerman sebesar US$ 21,33miliar dengan penurunan sebesar
4,18%, dan pangsanya sebesar 12,94%. Kemudian Perancis, dengan nilai sebesar
US$ 18,86 miliar, turun sebesar 1,67%, dan pangsanya sebesar 11,44%.
Selanjutnya, Amerika Serikat sebesar US$ 10,77miliar (+0,25%); Swiss sebesar
US$ 9,83 miliar (+2,21%), dan Inggris sebesar US$ 7,84 miliar (-0,03%). Nilai ekspor
Italia ke Jerman, dan Perancis yang tergabung dalam Uni Eropa, dan Amerika Serikat
(di luarUni Eropa) pada periode ini, pangsanya mencapai 30,91% .
3.
Negara asal utama impor Italia, pada
periode ini, antara lain : Jerman sebesar US$ 23,65miliar dengan penurunan sebesar
4,63%, dan pangsanya sebesar 14,79%. Kemudian, Perancis dengan nilai sebesar
US$ 13,54miliar, turun sebesar 4,52%, dan pangsanya sebesar 8,46%. Selanjutnya,
China sebesar US$ 10,12miliar (-4,39%); Russia sebesar US$ 9,39miliar
(+13,89%), dan Belanda sebesar US$ 8,63 miliar (-1,29%). Nilai impor Italia
dari Jerman dan Perancis yang tergabung dalam Uni Eropa, serta China sebagai negara
di luar Uni Eropa pada periode ini, pangsanya mencapai 29,58% .
B. Perkembangan
Perdagangan Bilateral Italia dengan Indonesia
1.
Total nilai perdagangan Italia
dengan Indonesia, pada tahun 2013 sebesar US$ 1.371,45 juta, atau naik sebesar
2,26% apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2012, sebesar US$
1.341,15 juta. Total perdagangan tersebut, terdiri dari ekspor Indonesia pada periode
2013 sebesar US$ 895,69 juta, turun sebesar 1,74% apabila dibandingkan dengan periode
yang sama tahun 2012, sebesar US$ 911,52 juta. Sementara itu, nilai Impor
Indonesia pada periode 2013, sebesar US$ 475,76 juta, atau meningkat sebesar
10,74% apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2012, yang tercatat sebesar
US$ 429,63 juta.
2.
Dalam neraca perdagangan Italia
dengan Indonesia tahun 2013, Indonesia berhasil surplus sebesar US$ 419,93 juta,
atau turun sebesar 12,86% dibanding surplus pada periode yang sama tahun 2012,
yang tercatat sebesarUS$ 481,89 juta.
3.
Perkembangan impor Italia terhadap komoditi
ekspor non migas utama Indonesia
tahun 2013 adalah sebagai berikut :
o
Minyak Kelapa Sawit (HS 1511)
mencapai US$ 289,52 juta, meningkat sebesar
20,65% . Posisi Indonesia sebagai pemasok
di urutan ke-1, diikuti Malaysia;
Belanda, dan Papua Nuigini;
o
Batu bara (HS 2701) mencapai US$
115,40 juta, naik 120,55% (posisi pemasok urutan ke-2, setelah Amerika Serikat;
Pangsa pasarnya, sebesar 13,31% .
o
Karet Alam (HS 4001) mencapai US$
36,02 juta,
meningkat sebesar 5,06% (posisi pemasok di urutan ke-1, diikuti Thailand, Pantai Gading,
Malaysia, Vietnam) Pangsapasar Indonesia sebesar 26,96%.
o
Alas kaki (HS 6403) mencapai US$
32,64 juta, naik 260,41% (posisi pemasok urutan ke-11, dimana urutan teratas
secara berurutan, masing-masing China; Romania,
Belgia.);
o
Kopi (HS 0901) mencapai US$ 17,91 juta,
naik 267,71% (posisi pemasok urutan ke-4, dimanaurutan teratas secara berurutan,
masing-masing Brazil; Vietnam, India, Indonesia, dan Swiss). Pangsa pasar
Indonesia sebesar 3,06%;
o
Coconut (copra), palm kernel (HS
1513) dengan
nilai sebesar US$ 11,90 juta, turun sebesar 3,80% . Posisi pemasok urutan ke-1,
diikuti Pilipina, Belanda, dan Jerman,.;
o
Industrial monocarboxylic fatty
acids (HS 3823), dengan nilai sebesar US$ 11,39 juta, meningkat 23,17% (posisi pemasok
di urutan ke-3, setelah Jerman dan Belanda);
o
Timah (HS 8001) dengan nilai sebesar
US$ 11,03 juta, turun sebesar 14,50% (posisi pemasok urutan ke-1, diikuti
Malaysia, Belanda, Belgia, danJerman.);
o
Yarn (othth sewing thread) of Synth
Staple (HS 5509), dengan nilai sebesar US$ 9,11juta, naik 38,01% (posisi pemasok
urutan ke-4, setelah Romania; Turki, dan Bulgaria.);
o
Other Furniture and Parts Thereof
(HS 9403) mencapai US$ 7,10juta, mengalami penurunan sebesar 23,36% (posisi pemasok
urutan ke-12, dimana urutan teratas secara berurutan, masing-masing China;
Jerman, Polandia, Perancis, dan Romania.). Dari ke-10 komoditi ekspor non migas
utama Indonesia di pasar Italia, pada periode ini, negara-negara pesaing
Indonesia umumnya dari kawasan Eropa, Sedangkan dari kawasan Asia dan ASEAN
pesaing Indonesia adalah : China; Thailand, Malaysia dan Vietnam. Sementara itu,
dari beberapa komoditi ekspor yang potensial dari Indonesia ke Italia, pada periode
ini, terdapat 3 (tiga) komoditi, dengan nilai di atas US$ 0,7 juta, yaitu :
Tricycles, Scooters, Pedal Cars and
Similar Toys; Dolls' Carriages; (HS 9503), Dengan nilai US$ 3,80 juta, naik
39,44% disbanding tahun 2012. Posisi Indonesia di urutan ke-8, dimana Vietnam
(ke-13) dan Malaysia (ke-14) sebagai pemasok dari ASEAN;
Vegetable products not elsewhere
specified (HS 1404) mencapai US$ 2,84 juta, turun 37,71% disbanding periode
yang sama tahun 2012. Posisi Indonesia di urutan ke-2, setelah Spanyol, diikuti
Ekuador, dan China, dst.
Electric instantaneous or storage
water heaters and immersion heaters; (HS 8516) mencapai US$ 0,84 juta,
meningkat sebesar 20,61% disbanding periode yang samatahun 2012. Posisi
Indonesia di urutan ke-23, dimana posisi teratas secara berturut-turut adalah
China; Jerman; Romania, dan Perancis, dst.
4.
Impor Indonesia dari Italia antara
lain:
o
Machinery For Preparing Or Making Up
Tobacco, Not Specified (HS 8478) sebesar US$ 58,73 juta, meningkat sebesar
187,49% dibanding periode yang sama tahun 2012, yang mencapai US$ 20,43 juta;
o
Dishwashing Machines; Machinery for
Cleaning or Drying Bottles (HS 8422) sebesar US$ 48,37 juta, meningkat sebesar
46,90% disbanding periode yang sama tahun 2012;
o
Machines & Mechanical Appliances
having Individual Function (HS 8479) sebesar US$ 22,60 juta, naik sebesar
34,55%, disbanding tahun 2012; Ke-3 komoditi di atas kontribusinya terhadap nilai
impor Indonesia dari Italia, pada tahun 2013, mencapai US$ 129,70 juta, atau sebesar
27,26% dari nilai total impor Indonesia dari Italia pada periode ini.
C. Informasilainnya
1.
Pertemuan Buyer Italia dengan Eksportir
Indonesia di Jakarta 22-27 Agustus 2013. Sebagai tindak lanjut pertemuan Forum
Bisnis dengan sejumlah pengusaha di kota Udine, Februari2013 , Mr. Walter
Macorsig dari perusahaan Trading Radecepapir SrL.,dari Friuli Venezia Giulia
yang mewakili lima importir Italia meminta bantuanAtdag untuk mencarikan eksportir
produk tapioka, plywood, copy paper, green coffee (Arabica dan robusta), dan
shopping bag berbahan baku tapiokaKunjungan langsung ke para eksportir dimaksud
di Jakarta mulai tangal 22-28 Agustus 2013. Sejalan dengan maksud tersebut, Atdag
telah mendapatkan sejumlah eksportir produk dimaksud antara lain : PT.
Sungaibudi (tapioka); PT. Kayu Lapis Indonesia / PT. Idola Tunggal (plywood);
PT. Envi Plast / Inter Aneka Lestari Kimia (shopping bag dari tapioka); PT.
Asia Pulp Resources International Limited (copy paper); CV. Morning Glori
(green coffee); CV. Kelli Suryana (green coffee).
2.
Pertemuan Bisnis dengan Importir Kulit
Mr. Paolo Terranova Pada tanggal 26 Juli 2013 importir kulit Italia Mr. Paolo
Terranova dari kota Leini, Turino-Piedmont, Italia telah menemui Atdag di KBRI
untuk meminta bantuan mencarikan eksportir kulit domba, dan kambing dari
Indonesia. Menurut pengakuannya dari teman sesame importer bahwa kulit buatan
Indonesia sangat bagus buat baha nbaku glove / sarung tangan. Sebagai tindak lanjut
permintaan tersebut, Atdag telah menghubungi kantor dinas perdagangan kota Jogyakarta.
Nama :
1. Ayu Ningtiyas
2. Matthew Agape Sitorus
3. Nurul Husaidah
Sumber :